God Bless You All and Me

22 October 2011

51 SD & 8 SMP se-Kabupaten Deiyai Terima Buku & Alat Peraga

Setelah Dana Insentif dan Kesejahteraan dikucurkan Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui Instansi teknis Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) kepada lebih kurang 365 Guru pecan lalu. Kini sebanyak 51 Sekolah Dasar (SD) dan 8 Sekolah Menengah Pertama (SMP) baik Negeri maupun Swasta se-Kabupaten Deiyai mendapatkan pengadaan Buku-Buku Kepustakaan dan Alat-Alat Peraga melalui bantuan Pusat lewat Pemerintah Kabupaten Deiyai atau instansi teknis yakni Dinas Dikbudpora Kabupaten Deiyai yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) tahun Anggaran 2011.

Sesuai pantau wartawan dilapangan, minggu lalu telah dilakukan pendistribusian Buku-Buku dan Alat-Alat Peraga Tingkat SD ke sekolah-sekolah dasar yang tersebar di Distrik Tigi, Tigi Timur dan Tigi Barat, dan untuk SD-SD yang ada di Kapiraya, Bouwobado dan beberapa sekolah yang aksesnya jauh seperti di Distrik Tigi Timur dan Tigi Barat sementara buku-buku dan alat-alat peraga masih diamankan di kantor Dinas Dikbudpora Kabupaten Deiyai.

Sementara Buku-Buku untuk Tingkat SMP yang tersebar di Distrik Tigi, Tigi Timur dan Tigi Barat juga sudah di distribusikan pihak Kontraktor ke sekolah-sekolah pada tanggal 20 hingga 22 Oktober 2011 lalu. Dan informasi mengenai pendistribusian alat-alat peraga Tingkat SMP akan disitribusikan dalam minggu ini (akhir bulan oktober ini), dan sementara pengadaan barang-barangnya masih di amankan di Ibu Kota Kabupaten Paniai.

Beberapa perwakilan Kepala-Kepala Sekolah SD maupun SMP, salah satunya Kepala SMP Negeri Ayatei Distrik Tigi Barat, Stefanus Ukago, S. Pd ketika menerima pengadaan Buku dan Alat-Alat Peraga kepada wartawan, Jumat (21/10) lalu mengatakan pihaknya sebagai sekolah penerima bantuan ini merasa senang, bangga dan berterima kasih kepada pihak Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui Dinas Dikbudpora yang sudah mengalokasikan dana melalui DAK dan DAU Tahun Anggaran 2011.

Pasalnya, kata Stefanus Ukago bahwa apa yang pernah disampaikan oleh Kadin Dikbudpora pada tahun 2010 lalu kini tahun 2011 ini telah terealisasi, selain itu sebelumnya pihaknya juga mendapat 1 unit bangunan Perpustakaan dan juga pada tahun 2011 ini juga SMP Negeri Ayatei mendapatkan 3 Unit Rumah Guru. “Kami sangat apresiasi sekali dengan adanya bantuan baik bangunan Perpustakaan, Bangunan Rumah Guru dan Pengadaan Buku-Buku serta Alat-Alat Peraga semua sekolah baik SD maupun SMP, “ujarnya dengan berbangga hati.

Masih menurut Ukago, sekarang yang menjadi kendala dari semua sekolah adalah kekurangan Guru-Guru, untuk itu diharapkan kepada pihak Pemerintah dalam hal ini Dinas Dikbudpora untuk segera bekerjasama dengan BKD menjawab kekurangan guru ini.
Ditempat terpisah, Kepala Dinas Dikbudpora Kabupaten Deiyai, Johanis Adii, S. Pd kepada wartawan mengatakan bahwa apa yang menjadi program pihaknya di Dinas kini satu persatu mulai terjawab. Misalnya perpustakaan yang sudah di bangun tahun 2010, kemudian pembangunan ruang kelas belajar, pembangunan rumah guru, pengadaan Buku dan Alat Peraga Tingkat SD dan SMP.

Sementara kini yang masih menjadi perjuangannya yakni Membuka Kelas Jauh Perguruan Tinggi yang sebagaimana bekerjasama dengan UNCEN Jayapura dan Menyiapkan Tambahan Guru-Guru untuk ditugaskan kesekolah-sekolah yang masih berkekurangan Guru-Guru Bidang Studi.

“Jika, yang menjadi program kami sudah terjawab semuanya, kami sangat puas. Mudah-mudahan satu demi satu dapat terealisasi dalam tahun-tahun mendatang. Sementara mengenai Guru-Guru kami akan mencoba bekerjasama dengan pihak BKD (Badan Kepegawaian Daerah) Kabupaten Deiyai, walaupun sementara ini pihak BKD masih jauh dan belum ada kerjasama dengan kami pihak dinas Dikbudpora.”terangnya. (jga)

seLENgkapnya......

Kenapa Motor Dinas Jadi Bisnis, Dimanakah Pengawasannya ?

Pengadaan Motor Dinas di lingkungan Pemerintahaan Kabupaten Deiyai melalui Anggaran APBD Kabupaten Deiyai tahun 2011 yang di bagikan ke beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) baik Kantor, Dinas, Badan, Bagian, Distrik dan DPRD Kabupaten Deiyai dalam pemanfaatannya tidak sesuai aturan. Demikian ditegaskan Tokoh Pemuda Deiyai dari Distrik Tigi Timur, Jemmy Gerson Adii, SE, kepada Media ini, Sabtu (22/10) lalu.

Pasalnya, Kata Jemmy “Sesuai pantauan kami sebagai masyarakat yang peduli akan pemerintahaan Deiyai ini, dimana motor-motor dinas yang berplat merah itu lebih banyak aktivitasnya digunakan sebagai lahan bisnis ketimbang digunakan untuk beraktivitas dikantor, dalam artian Motor Dinas tersebut dipakai jadi ojek. Kenapa Motor dinas dengan berplat merah yang sebenarnya harus dipakai untuk melakukan aktivitasnya hari-hari di Kantor berubah menjadi motor ojek ?”.

Ini jadi pertanyaan yang perlu digarisbawahi, kenapa bisa demikian. Adii berharap jangan mencopipastekan gayanya Kabupaten Induk Paniai. Dimana Mobil dan Motor Dinas yang sebenarnya sebagai Aset Daerah dijadikan milik pribadi pejabat tertentu setelah masa jabatannya berakhir atau bahkan diroling kejabatan tertentu. Ini sangat berbahaya sekali, kedepan Kabupaten Deiyai ini mau dibawah kemana, jika di saat ini saja sudah seperti begitu?

Dikatakannya, hal-hal itu menjadi pertanyaan besar dikalangan Pemuda, Perempuan dan Masyarakat Deiyai. Terkait penggunaan Motor Dinas yang tidak sesuai dengan peruntukannya. Apakah selama ini ada pengawasan langsung dari pihak Pemerintah melalui Inspektorat sebagai kantor Pengawasan Pemerintahaan ataukah tidak ada ?

Diakhir komentarnya Jemmy berharap Kepada Penjabat Bupati Kabupaten Deiyai, Hengki Kayame, SH, M.Hum agar segera menindaklanjuti atau mengaudit semua penggunaan Motor Dinas yang digunakan staf sebagai bawahannya baik yang ada di Distrik, SKPD dan DPRD Kabupaten Deiyai, apakah dalam penggunaannya dipakai sesuai peruntukan atau kah tidak?

Sementara itu, Kepala Dinas Inspektorat Kabupaten Deiyai dan juga Sekretarisnya belum bisa dihubungi karena sampai dengan berita ini naik cetak, tidak berhasil ditemui. (jga)

seLENgkapnya......

Semua Kegiatan Proyek Fisik di Deadline Selesai Akhir Bulan Oktober

Terkait dengan kegiatan proyek fisik untuk semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Tahun Anggaran 2011 pada umumnya dan lebih khususnya Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Deiyai di deadline harus selesai 100% kegiatannya pada akhir bulan Oktober 2011.

Pasalnya, bagi semua kontraktor yang hingga berita ini diturunkan belum 100% kegiatan diselesaikannya baik kegiatan Pengadaan Meubeleur, Pembangunan Ruang Kelas dan Pembangunan Rumah Guru, maka semua jenis kegiatan proyek itu akan diambil kembali oleh Pemerintah dan akan diberikan kepada kontraktor yang bisa bekerja sesuai target yang ditentukan.

Hal ini merupakan penegasan langsung dari Bupati Kabupaten Deiyai, Hengki Kayame, SH, M.Hum yang sebagaimana diteruskan penyampaian oleh Kepala Dinas Dikbudpora Kabupaten Deiyai, Johanis Adii, S. Pd kepada media ini Sabtu (22/10) lalu.

Untuk diketahui oleh semua Pengusaha (Kontraktor-red), Kata Johanis Adii bahwa dalam minggu ini juga akan dilakukan tinjau lapangan oleh Tim Pengawasan dari Dinas Dikbudpora kesemua titik pembangunan yang ada di Kabupaten Deiyai. Untuk itu kepada semua Kontraktor mohon dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab dan sesuai tenggang waktu yang ditentukan, dan sudah pasti akhir bulan Oktober 2011 ini harus tuntas 100 persen untuk semua jenis kegiatan.

“Ketika kita sudah mendapat suatu tanggung jawab alias kegiatan yang diberikan oleh Pemerintah melalui instansi terkait, mari kita harus bisa bertanggung jawab untuk menyelesaikannya tepat waktu.”Tegas Kadin Dikbudpora Deiyai.

Dikatakannya, hal itu dihimbau mengingat setiap tanggal 15 Desember sudah masuk dalam tutup anggaran, untuk itu hingga kini tinggal sebulan lagi, maka dari itu Pemerintah memberikan batas waktu kepada semua Pengusaha (Kontraktor) bahwa akhir bulan oktober ini semua jenis kegiatan proyek sudah harus tuntas 100 %. Karena pada bulan November depan Pemerintah khususnya bagian Keuangan akan focus untuk pembayaran tagihan-tagihan baik kegiatan Pengadaan Meubeleur, Pembangunan Ruang Kelas dan Rumah Guru. (jga)

seLENgkapnya......

My Number NPWP

NPWP : 58.996.735.5-953.000 Terdaftar : 12 Desember 2008

My Daily

Lahir di Karang Mulia Nabire, 17 Januari 1984. Alumni dari Perguruan Tinggi STIE PORT NUMBAY JAYAPURA WEST PAPUA pada Jurusan Managemen Program Study Management Keuangan Tahun 2004. Pernah bekerja sebagai Journalis di Media lokal di kota Minyak Sorong dan lewat pekerjaan itu saya di tugaskan sebagai KABIRO Journalis perwakilan di Kab. TelBin. Hingga kini saya masih menulis tulisan dan dimuat di web bloger www.jemmyadii.blogspot.com, www.wikimu.com. Selain itu juga, pernah bekerja sebagai Aktivis di LSM Bin Madag Hom anak cabang Yalhimo Manokwari selama lebih kurang 2,5 tahun. Juga pernah bekerja sebagai sebagai GovRell & CommRell pada PT. MineServe International Timika, loker di Bilogai, Sugapa, Kab. Paniai (kini menjadi Kabupaten Intan Jaya). Sekarang bekerja sebagai Staf PNS pada Bappeda & di Mutasi ke Dinas Keuangan Kab. Deiyai Tahun 2014 ini. Status saya sudah berkeluarga, dalam keluarga saya sebagai anak sulung dari empat bersaudara. Asal kampung saya di Puteyato, Komopa dan Amago Kabupaten Deiyai & Paniai........Kuasa Ugatame sangat Dasyat. Mujizat Ugatame itu Nyata. Dapat Ugatame Dapat Semuanya. Bagi Ugatame tidak ada yang Mustahil. Ugatame ini enaimo.(Matius 6:33;7:7; I Tesalonika 5:16, 17 & 18; Filipi 4:6; Wahyu 1:17b & 18; 2:10;dll)_PKAZ-adiibo
Template by : kendhin x-template.blogspot.com