God Bless You All and Me

04 August 2011

Maju Tidaknya Kabupaten Deiyai di Tentukan dari Sekarang

Kabupaten Deiyai bukan milik satu atau dua distrik saja tetapi milik semua masyarakat yang ada di 5 distrik, diantaranya Distrik Tigi, Tigi Timur, Tigi Barat, Kapiraya dan Bouwobado juga Masyarakat Suku Nusantara.

Karena seakan-akan setiap ada persoalan yang terjadi di Deiyai terjadi hanya karena ulah satu bahkan dua distrik saja. Untuk itu, Ia berharap bahwa daerah Deiyai adalah daerah baru, maka itu sudah saatnya kita memberikan benih (bibit) dengan baik dimasa pemerintahaan Carateker ini. Sebab maju tidaknya Kabupaten Deiyai kedepan ditentukan dari sekarang, mumpun daerah ini baru dan masih bisa diatur, dan mau tidak mau yang memimpin Kabupaten Deiyai adalah Pemimpin yang berjiwa nasional.

“Ingat Isme yang sekarang masih terjadi harap di hilangkan. Misalnya, jika marga A jadi pemimpin maka semua posisi yang baik hanyalah diduduki oleh marga A, begitu pun juga jika yang memimpin adalah Pejabat yang beragama Kristen Katolik maka semua posisi terpenting di pasang orang yang beragama katolik saja. Hal-hal semacam ini perlu dihilangkan dari Deiyai. Tidak ada Isme diantara kita semua orang Deiyai,”.

Begitupun juga dengan setiap Proyek Pembangunan dari berbagai Bidang yang sudah, sedang dan akan terus di bangun di Kabupaten Deiyai harus ada pemerataan di semua Distrik, jangan hanya dibangun di satu atau dua distrik saja. Jika demikian, tentunya akan menyebabkan terjadinya kecemburuan social.

Pasalnya, hadirnya pemekaran Kabupaten Deiyai adalah keinginan masyarakat dari semua Distrik, karena didasari rasa ketidakpuasan atas berbagai kesenjangan pembangunan, seperti kesenjangan wilayah, pendapatan, kesempatan kerja, kesempatan memperoleh pendidikan, kesehatan dan lain-lain. Selain itu pula, diindentifikasikan bahwa selama ini hasil-hasil pembangunan yang sudah dilaksanakan, dirasakan belum memenuhi rasa keadilan atau belum merata ke seluruh pelosok-pelosok wilayah termasuk yang ada di daerah ini.

Juga, keterlambatan kemajuan daerah ini kerena minimnya sarana dan prasarana transportasi, menyebabkan pelayanan pemerintah belum menjangkau ke seluruh masyarakat khususnya di daerah terpencil dan terisolasi, disamping terbatasnya dana dalam pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan, mengakibatkan kondisi sosial masyarakat masih memprihatinkan, tertinggal dan terbelakang.

“Sehingga untuk meningkatkan pastisipasi dan menjawab semua persoalan tersebut, menurut saya perlu adanya terobosan baru melalui suatu kebijakan khusus, antara lain melalui pembentukan satuan administrasi pemerintah baru, terutama di daerah-daerah yang masih tertinggal. Tetapi perlu juga di ingat bahwa bagaimana caranya yang tepat.

Sebab untuk merubah kesenjangan pembangunan sangatlah di butuhkan Pemimpin Figur yang takut akan Tuhan, berjiwa besar dan benar-benar seorang Pemimpin yang ingin mau merubah kesenjangan pembangunan kearah yang lebih baik.”. (jga)

seLENgkapnya......

Menyalai Aturan, Mobil Dinas Pendidikan diserahkan Kepada Ketua KPU Deiyai

Pembagian pengadaan Mobil Dinas di lingkungan Pemerintahaan Kabupaten Deiyai tahun 2011, yang dibagikan Pihak Keuangan Sekretariat Daerah (Setda-red) Kabupaten Deiyai berdasarkan SK Bupati Deiyai yang ditandatangani Basilius Badii, BA, 1 minggu sebelum Pelantikan Penjabat Bupati Kabupaten Deiyai, Hengki Kayame, SH dinilai ada unsur-unsur kepentingan Politik. Demikian ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Deiyai, Johanis Adii, S.Pd kepada media ini, Jumat (05/08) kemarin.

Pasalnya, sesuai pantaunnya dilapangan ada oknum-oknum tertentu di Setda Kabupaten Deiyai yang punya kepentingan dalam Pemilukada mendatang memanfaatkan kesempatan, disaat pembagian pengadaan Mobil Dinas.

“Sebenarnya, menurut kami setelah adanya Carateker baru Pengadaan Mobil Dinas itu dibagikan, tetapi anehnya 1 minggu setelah mendengar, Hengki Kayame, SH mau dilantik menjadi Penjabat Bupati Kabupaten Deiyai oleh Penjabat Gubernur Papua, Mobil Dinas langsung di bagikan. Bisa dibagikan tetapi harus dibagikan berdasarkan aturan. Jangan aturannya dibuat kemudian tidak diikutinya”tegasnya.

Yang lebih aneh lagi, kenapa Mobil Dinas yang sudah di SK-kan untuk Dinas Pendidikan, diserahkan kepada Ketua KPU Kabupaten Deiyai. Sebenarnya menurutnya, pengalihan mobil Dinas ini sangatlah melangkai aturan yang ada. Karena Mobil Dinas ini adalah Aset Daerah Pemkab Deiyai, dan untuk KPU sendiri adalah lembaga Indenpendent, yang seharusnya semua yang menyangkut asetnya KPU diatur secara Indenpendent langsung dari bantuan KPU Pusat melalui KPU Provinsi.

“Kecuali didalam pengusulan APBD tahun 2010 lalu dimasukan pengadaan Mobil Dinas KPU. Itu pun tidak ada pengusulan, tiba-tiba Mobil Dinas yang sudah dianggarkan untuk Dinas Pendidikan dialihkan kepada Ketua KPU Kabupaten Deiyai. Ada apa dibalik semuanya itu”tandasnya.


Sementara itu, Mantan Pjs Bupati Deiyai, Basilius Badii, BA, ketika dikonfirmasi membenarkan kalau dirinya yang menandatangani SK Pembagian Mobil Dinas. "Memang saya yang tandatangani SK Pembagian Mobil Dinas, tetapi saya tidak lihat kalau di dalam SK itu ternyata tidak ada Dinas Dikbudpora Deiyai. Ini hanya kesalahan penulisan saja. Dan Mobil yang sudah kami serahkan ke Ketua KPU Kabupaten Deiyai bermaksud adalah untuk kepentingan Pemilukada Kabupaten Deiyai mendatang,"terangnya demikian.

Namun pada intinya sudah menyalahi aturan yang ada, karena Mobil Dinas yang merupakan Aset Daerah Pemerintah Kabupaten Deiyai tidak bisa di berikan bantuan kepada KPU Kabupaten Deiyai, karena KPU sendiri adalah Kantor Idependen. Apa lagi mobil Dinas tersebut merupakan Mobil Dinasnya Pendidikan sesuai SK pembelanjaan mobil Dinas tersebut. Demikian ditegaskan oleh Kepala Inspektorat Deiyai melalui Sekretarisnya, Alex Pekei ketika diminta keterangan media ini terkait dengan pembagian mobil Dinas Pemkab Deiyai, Pengadaan Tahun Anggaran 2011. (jga)

seLENgkapnya......

Johanis Adii, S.Pd: "Oknum PNS Yang Lakukan Pungli akan ditindak Tegas"

Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Kadin Dikbudpora-red) Kabupaten Deiyai, Johanis Adii, S.Pd kepada media ini, Jumat (5/8) dengan tegas mengimbau kepada seluruh kepala-kepala SD, SMP, SMA/SMK se-Kabupaten Deiyai untuk tidak menanggapi setiap pungutan liar (Pungli-red) yang dilakukan oleh oknum-oknum Staf Dinas di lapangan (Sekolah-red).

“Apabila ada ditemukan demikian, itu bukan berdasarkan memo Kadin, tetapi inisiatif sendiri dari oknum-oknum tersebut. Bisa saja mereka (oknum-red) itu lakukan sedemikian dan maksud serta tujuan mereka adalah mau menjatuhkan atau merusak nama baik saya sebagai atasan mereka,”ungkapnya.

Ditambahkannya, jika masih ada lagi pungli yang dilakukan oleh oknum-oknum tersebut, maka akan dilakukan tindakan tegas. Kepada semua Kesek se-kabupaten Deiyai sebelumnya harus melakukan koordinasi atau pengecekan langsung kepada Kepala Dinas, dan tidak melakukan sumbangan kepada mereka.

Diakhir komentarnya, Kadin sangat mengharapkan agar semua Kepala-Kepala Sekolah se-Kabupaten Deiyai dapat mendukung pemerintahaan yang ada, dan setiap bangunan yang masuk khususnya di bidang Pendidikan baik yang sudah dilakukan Pemerintah pada Anggaran Tahun 2010 maupun yang akan dan sedang dilakukan kegiatan pada Anggaran Tahun 2011 di setiap sekolah-sekolah, baik itu berupa pembangunan Perpustakaan, Ruang Kelas Sekolah, bahkan Pengadaan-Pengadaan dapat diterima dengan baik, dan diharapkan ada kerjasama yang baik antara Kesek dengan Dinas Pendidikan dan juga dengan pihak ketiga (Kontraktor)….(jga)

seLENgkapnya......

Penjabat Bupati Deiyai dan Penjabat Bupati Mamteng Dilantik

Penjabat Bupati Kabupaten Deiyai Hengki Kayame SH dan Penjabat Bupati Kabupaten Mamberamo Tengah (Mamteng) Drs Ayub Kayame MA dilantik oleh Penjabat Gubernur Provinsi Papua Dr. Drs. H. Syamsul Arief Rivai MSi atas nama Presiden RI di Aula Gedung Negara, Jayapura, Kamis (4/8).

Turut hadir dalam pelantikan tersebut antara lain Sekda Provinsi Papua drh. Constan Karma, para pejabat Pemprov Papua, para penjabat Pemkab Deiyai dan Mamberamo Tengah.

Hengki Kayame SH sebelumnya menjabat Sekwan DPRD Kabupaten Paniai. Ia menggantikan Penjabat Bupati Kabupaten Deiyai Drs Blasius Pakage. Sedangkan Ayub Kayame sebelumnya menjabat Kepala Biro Mental dan Spiritual Pemprov Papua. Ia menggantikan Penjabat Bupati Kabupaten Mamberamo Tengah Yohanes Rumbiak SH.

Pengambilan sumpah dan pelantikan Penjabat Bupati Kabupaten Deiyai Hengki Kayame SH dan Penjabat Bupati Kabupaten Mamberamo Tengah Drs Ayub Kayame MA didampingi rohaniwan Pdt. Sebelum Karubaba sekaligus dilakukan penandatangan Berita Acara Pelantikan disaksikan Penjabat Gubernur Provinsi Papua Dr. Drs. H. Syamsul Arief Rivai MSi dan Sekda Provinsi Papua drh. Constan Karma. Selanjutnya Penjabat Gubernur Provinsi Papua Dr. Drs. H. Syamsul Arief Rivai MSi menyematkan tanda pangkat dan penyerahan SK Mendagri tentang pengangkatan Penjabat Bupati Deiyai dan Bupati Mamberamo Tengah.

Ayub Kayame dan Hengki Kayame usai pelantikan mengatakan, pihaknya mendapat tugas utama adalah memfasilitasi Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati di daerahnya masing masing.

Ayub Kayame menuturkan, ia menilai penunjukan dirinya menjadi Penjabat upati Mamberami Tengah adalah suatu kepercayaan dari negara dan pemerintah kepada saya namun ini penuh dengan tanggungjawab dan saya harus mempertanggungjawabkan kepada pemerintah, negara dan masyarakat dan juga kepada Tuhan sesuai harapan Penjabat Gubernur Provinsi Papua Dr. Drs. H. Syamsul Arief Rivai MSi.

Terkait netralitas Penjabat Bupati dalam Pemilukada, dia menandaskan, selain dirinya adalah Bupati yang adalah pembina politik dan harus netral tapi ia adalah PNS. “Saya harus tunjukan kenetralitas saya ditengah tengah masyarakat,” katanya.

Agar tak terjadi konflik sosial Pemilukada seperti yang terjadi di Kabupaten Puncak, menurutnya, pihaknya akan berupaya untuk meminimalisir supaya tak terjadi konflik horizontal antara masyarakat di Mamberamo Tengah. Hengki Kayame mengatakan, komitmen saya selaku Penjabat Bupati adalah untuk melaksanakan tugas pemerintahan dan memfasilitasi Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Deiyai sesuai dengan amanat yang dibebankan kepada saya.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat dan Intelektual Kabupaten Deiyai Natalis Edoway SE yang menghadiri upacara tersebut menegaskan, pelantikan Penjabat Bupati Deiyai untuk membalas kerinduan masyarakat Deiyai yang selama ini menantikan kehadiran seorang pemimpin yang bertanggungjawab untuk penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Deiyai.
“Pak Hengki Kayame yang baru dilantik beliau sudah mempunyai pengalaman yang cukup di pemerintahan di Kabupaten Paniai. Pengalaman yang ada dapat diteruskan juga di kabupaten Deiyai dengan tujuan membangun masyarakat dan kabupaten Deiyai,” katanya.

Menurut dia, kepercayaan pemerintah yang telah dipercayakan kepadanya karena dia adalah putera terbaik yang telah dinilai oleh Presiden melalui Mendagri, Gubernur dan masyarakat sehingga hal ini merupakan tanggungjawabnya yang harus ia buktikan.

“Ketika diberikan kepercayaan itu mudah dan enak tapi kita mempertanggungjawabkan kepada yang memberikan dukungan itu berat. Tapi saya percaya dengan pengalaman beliau pasti akan bisa,” tukasnya.

Kemudian sehubungan dengan agenda agenda politik kedepan khususnya di Kabupaten Deiyai, lanjutnya, pihaknya mengharapkan seluruh komponen masyarakat dan mahasiswa baik yang ada di Jayapura maupun Deiyai untuk bersama sama memberikan dukungan kepada Penjabat Bupati.

“Selama ini yang terkesan itu adalah pemerintah bangun sendiri tanpa melibatkan tokoh masyarakat Deiyai sehingga masyarakat jalan sendiri dan pemerintah jalan sendiri,” ucapnya.

Karena itu, tambahnya, kedepan pemerintah harus menggandeng masyarakat untuk mempersiapkan agenda baik itu Pilkada Provinsi juga Pilkada Kabupaten terutama berhubungan dengan Pilkada Kabupaten Deiyai. (mdc/roy/lo2)

seLENgkapnya......

My Number NPWP

NPWP : 58.996.735.5-953.000 Terdaftar : 12 Desember 2008

My Daily

Lahir di Karang Mulia Nabire, 17 Januari 1984. Alumni dari Perguruan Tinggi STIE PORT NUMBAY JAYAPURA WEST PAPUA pada Jurusan Managemen Program Study Management Keuangan Tahun 2004. Pernah bekerja sebagai Journalis di Media lokal di kota Minyak Sorong dan lewat pekerjaan itu saya di tugaskan sebagai KABIRO Journalis perwakilan di Kab. TelBin. Hingga kini saya masih menulis tulisan dan dimuat di web bloger www.jemmyadii.blogspot.com, www.wikimu.com. Selain itu juga, pernah bekerja sebagai Aktivis di LSM Bin Madag Hom anak cabang Yalhimo Manokwari selama lebih kurang 2,5 tahun. Juga pernah bekerja sebagai sebagai GovRell & CommRell pada PT. MineServe International Timika, loker di Bilogai, Sugapa, Kab. Paniai (kini menjadi Kabupaten Intan Jaya). Sekarang bekerja sebagai Staf PNS pada Bappeda & di Mutasi ke Dinas Keuangan Kab. Deiyai Tahun 2014 ini. Status saya sudah berkeluarga, dalam keluarga saya sebagai anak sulung dari empat bersaudara. Asal kampung saya di Puteyato, Komopa dan Amago Kabupaten Deiyai & Paniai........Kuasa Ugatame sangat Dasyat. Mujizat Ugatame itu Nyata. Dapat Ugatame Dapat Semuanya. Bagi Ugatame tidak ada yang Mustahil. Ugatame ini enaimo.(Matius 6:33;7:7; I Tesalonika 5:16, 17 & 18; Filipi 4:6; Wahyu 1:17b & 18; 2:10;dll)_PKAZ-adiibo
Template by : kendhin x-template.blogspot.com