God Bless You All and Me

27 March 2011

Enam Tim Pastikan Ikut Kompetisi Divisi III Zona Papua

Kompetisi Divisi III PSSI zona Papua akan diputar kembali mulai 28 April mendatang. Hingga kini sudah enam tim memastikan diri ikut serta.

Keenam tim itu masing-masing Persidei Deiyai, Persimer Merauke, Persindug Nduga, Puncak Cartens, Embun Supiori, dan Persilani Lani Jaya.

“Mereka sudah resmi ikut dalam kompetisi Divisi III tahun ini yang akan digelar 28 April mendatang,” ucap sekretaris panitia pelaksana Stev Dumbon kepada Bintang Papua di kantor KONI Papua, Jumat (25/3) kemarin.

Menurutnya, dari sisi peserta kemungkinan jumlahnya masig bertambah sebab Persimi Sarmi, Persiker Keeromm dan Merauke Putra juga sudah menyatakan ambil bagian.

“Hanya saja hingga kini belum ada kepastian lagi soal keikutsertaan mereka. Namun panitia akan tunggu hingga, Minggu (27/3) besok,” ungkap Stev. Masih menurut Stev, jika sampai hari Minggu (27/3) besok tidak ada kabar lagi, maka dengan sangat menyesal mereka dinyatakan tidak ikut.

Sementara enam tim yang ada ini sudah mulai dilakukan seleksi adminitrasi dan kesehatan.” Persimer sudah dimulai sejak, Jumat (25/3) kemarin. Sedang lima tim lainnya akan dilaksanakan Sabtu, (26/3),” jelas Stev.

Soal lapangan pertandingan, kata Stev akan dipakai lapangan Brimobda Kotaraja sebagai tempat pembukaan pertandingan hingga babak final.

“Kami sudah surati gubernur sebagai ketua umum Pengprov PSSI untuk membuka secara resmi, hanya saja kami belum tahu apakah beliau sendiri yang akan hadir, atau mendelegasikan kepada yang lain,” tandas Stev. (rza/roy/eric)

seLENgkapnya......

Tibo Selamatkan Persipura

Turun tidak full team cukup memberi dampak buruk bagi skuad Persipura Jayapura kala menahan imbang Persib Bandung di stadion Jalak Harupat Soreang Bandung Minggu (27/3) semalam dengan skor 2-2. Ya, anak asuh Jacksen F.Tiago ini justru tertinggal 2-0 di babak pertama lewat tandukan Airlangga menit 7" dan Abanda Herman menit 42".

Tapi, adalah Titus Bonai alias Tibo yang dicoret pelatih Timnas lantaran indisipliner mampu membuktikan dirinya sebagai striker haus gol dan punya kelas tersendiri di jajaran striker local nasional yang ada di Timnas U-23. Ya, setelah Zah Rahan mampu memecahkan kebuntuan gol skuad merah hitam saat laga tersisa 15 menit menjadi 1-2, maka Tibo hadir sebagai penyelamat di menit terakhir yang merubah skor menjadi 2-2, tepatnya di menit 90".

Dengan kemenangan ini Persipura tetap kokoh di atas pimpinan Klasemen dengan 40’ poin. Sementara itu, dari jalannya laga semalam yang disiarkan langsung antv, tim tuan rumah yang mampu mencetak gol lebih awal langsung memperagakan permainan menekan, pasukan merah hitam cukup kewalahan. Praktis di babak pertama ini lini tengah Persipura yang kehilangan Imanuel Wanggai dan Gerald Pangkali seperti kehilangan nyawa.

Zah Rahan-Kabes-Boaz yang berfungsi menjadi pengatur irama tim belum mampu memadukan alur bola, ditambah lagi permainan Tinus Pae yang kerap salah pengertian dan gampang sekali kehilangan bola.

Pada babak kedua, Persipura langsung tampil menggebrak dan kembali memperoleh peluang melalui Zah Rahan dan Boas Salossa. Sementara Persib terlihat mengandalkan serangan-serangan balik yang sangat berbahaya melalui Matsunaga Shohei dan Hilthon Moreira.

Persipura akhirnya berhasil memperkecil kedudukan melalui gol Zah Rahan pada menit ke-75 memanfaatkan umpan Lukas Mandowen dari sisi kanan gawang Persib. Tiga menit kemudian Boas hampir menyamakan kedudukan dengan tendangan jarak jauhnya, namun sayang bola masih melenceng tipis.

Persipura kembali mendapat peluang emas pada menit ke-83 setelah Titus Bonai berhasil melewati Abanda dan tinggal berhadapan dengan Cecep Supriyatna. Namun sayang peluang emas tersebut terbuang percuma setelah tendangan mantan striker timnas U-23 tersebut melayang di atas mistar.

Empat menit kemudian giliran Ian Louis Kabes yang tinggal berhadapan dengan kiper Persib, Cecep Supriyatna, tetapi peluang tersebut kembali mentah setelah kiper kedua Persib tersebut dengan gemilang mengantisipasi tendangan Ian Louis Kabes.

Kejutan terjadi pada menit ke-90 setelah Titus Bonai berhasil menyamakan kedudukan. Gol diawali dengan tendangan jarak jauh Hamka yang berhasil dikontrol oleh Zah Rahan di kotak penalti, namun bola terlepas dari penguasaan pemain Liberia tersebut.

Beruntung di belakang Zah Rahan terdapat Titus Bonai yang kemudian berhasil menaklukkan Cecep dan membuat kedudukan menjadi imbang 2-2, dan kedudukan imbang tersebut bertahan sampai pertandingan berakhir.(roy)

seLENgkapnya......

Dilanda Banjir, Warga Ekadide dan Agadide Mengungsi

Curah hujan yang cukup tinggi sejak pekan lalu membawa “hujan bencana” bagi masyarakat Distrik Agadide dan Distrik Ekadide, Kabupaten Paniai. Warga yang selama ini hidup di sekitar Kali Aga dan Eka ketiban bencana banjir dan pasang air danau. Akibatnya, rumah dan lahan serta lokasi ternak hanyut tersapu air.

Semua kali kecil yang ada di kawasan itu meluap bermuara di dua sungai besar, Eka dan Aga. Praktis, dataran rendah di lembah Agaapo dan Ekapo meluap. Akibat luapan sungai dan pasang air danau itu, semua kampung yang tersebar di dua distrik itu digenangi banjir setinggi kurang lebih dua meter.

Data yang dihimpun Papuapos Nabire, hingga kini tidak ada korban meninggal dunia akibat bencana tersebut. Sementara kondisi kesehatan sebagian sangat memprihatinkan, ada yang sakit batuk, diare dan lain-lain.

Pemerintah Distrik Agadide dan Ekadide dalam laporannya melalui staf, bahwa warga tidak mengalami kecelakaan fatal karena ketika air perlahan naik semua telah mengungsi ke tempat yang lebih aman. Sebagian memilih tinggal di rumah kerabatnya, sebagian lagi ditampung di Balai Kampung dan Kantor Distrik.

Kerugian yang diderita akibat meluapnya Sungai Aga dan Eka serta pasang air Danau Paniai setinggi dua meter tersebut, ratusan ternak dan tanaman pertanian milik warga setempat.

Berdasarkan hasil monitoring tim Yayasan Pembangunan Kesejahteraan Masyarakat (Yapkema) Paniai, bencana ini sangat dirasakan oleh masyarakat Kampung Obaipugaida, Geida dan Agaapo, Distrik Ekadide. Masyarakat yang berdomisili di sekitar kedua kali seperti Distrik Agadide dan beberapa kampung lainnya di Distrik Ekadide tidak luput dari bencana tersebut. Tanaman dan ternak terhanyut akibat derasnya air dari kedua sungai.

Warga yang rumahnya tidak layak dihuni telah mengungsi ke daerah yang agak tinggi. Seperti di Kampung Obaipugaida, semua warga telah meninggalkan rumah mereka.

Barnabas Degei (39), salah satu warga Kampung Obaipugai Distrik Ekadide yang rumahnya tenggelam oleh banjir dan genangan air danau, menuturkan, keluarganya mengungsi ke daerah yang aman ketika bencana terjadi.

“Pas air sudah mulai naik, kami langsung cari jalan untuk selamatkan anggota keluarga ke tempat yang lebih aman,” tuturnya, Senin (21/3) kemarin.

Keluarga Barnabas Degei terdiri dari istri dan empat anak. Satu laki-laki dan tiga orang anak perempuan. Istrinya baru melahirkan tiga bulan yang lalu. Saat kejadian, kondisi istri tidak kuat. “Ibu tidak kuat, tapi terpaksa kami harus mengungsi,” kata Barnabas.

Sementara itu, bayi yang baru dilahirkan saat ini sedang sakit. Ia perlu mendapat pertolongan medis.



Lahan Pertanian Terendam

Masyarakat Ekadide pada umumnya hidup dengan mengandalkan potensi pertanian di wilayahnya. Sejak dua minggu yang lalu, air danau mulai naik dan sedikit demi sedikit telah menelan hampir semua lahan pertanian yang ditanami petatas dan keladi sebagai bahan makanan pokok warga setempat. Sayur bayam, boncis dan kol di lahan garapan juga telah terendam air.

Lahan yang tenggelam akibat bencana, menurut Fabianus Degei, Kepala Kampung Obaipugaida, diperkirakan berjumlah 4000 lebih lahan. Itu berarti, hampir semua lahan tak tersisa disapu air banjir. “Sekarang tidak ada ketersediaan makanan, sehingga warga sedang kelaparan,” kata Fabianus.

Dituturkan, kelaparan yang dialami cukup parah. Meski beberapa hari lalu mereka dibantu oleh keluarga dekat di sekitar dan membeli beras dengan harga Rp 10.000/kg di kios yang terletak di ibu kota Distrik Ekadide, namun itupun telah habis dipakai. “Tidak ada cadangan makanan. Uang juga sudah habis terpakai untuk beli beras dan bahan makanan di kios,” imbuhnya.

Menurut Fabianus, karena ketersediaan makanan dan uang mereka habis, maka sejak dari dua hari lalu kelaparan mulai dirasakan warga yang sedang mengungsi.



Sektor Peternakan Hancur

Tempat masyarakat setempat biasa pelihara ternak juga tak luput dari amukan bencana. Akibatnya, lokasi untuk ternak telah dipenuhi air.

Habel Degei (32), tokoh pemuda Distrik Ekadide, menyebutkan korban ternak ayam diperkirakan sekitar 1230 dan ternak babi sekitar 700 ekor, ternak kelinci hampir mencapai 300 ekor.

“Jumlah ini masih belum terhitung yang dari Kampung Agaapo dan kampung-kampung di wilayah Distrik Agadide,” kata Habel.



Kondisi Kesehatan Memprihatinkan

Hasil monitoring di lapangan, warga yang mengalami korban bencana sampai sekarang jarang keluar dari rumah. Jika mau keluar, harus ada perahu. Buang kotoran juga tidak jauh dari kawasan perumahan rakyat.

“Kondisi kesehatan masyarakat di daerah itu sangat memprihatinkan,” ujar Direktur Yapkema, Hanok Herison Pigai, kemarin.

Hal itu tampak dari pola makan yang tidak sehat, mengkonsumsi air kotor yang langsung diambil dari tempat mereka tinggal. Air yang diminum berwarna, tampak kabur, kotor karena diduga telah tercampur dengan kotoran manusia dan kotoran ternak air, sehingga kemungkinan terkontaminasi dengan kuman bakteri mematikan.

“Warga yang terkena bencana ini sedang mengalami banyak masalah mulai dari kesehatan keluarga, penyediaan makanan yang tidak tercukupi, tidak ada pasokan air bersih, sehingga mereka harus mengkonsumsi air di sekitarnya yang tidak sehat, padahal disitu mereka juga membuang kotoran,” tutur Pigai.

Saat ini warga Agadide dan Ekadide sangat membutuhkan bahan makanan dan medis. Sementara itu, hingga memasuki pekan kedua pasca bencana, belum ada bantuan kemanusiaan.

“Kiranya ada perhatian dari berbagai pihak untuk menanggulangi bencana banjir ini,” ucap Hanok.



Anak-Anak Tidak Sekolah

Diperkirakan sekitar 2000 anak di Distrik Ekadide tidak dapat mengikuti pelajaran di sekolah. Sejak kejadian, mereka terjebak karena bencana banjir. Terpaksa anak-anak memilih menjadi pekerja ulet membantu anggota keluarganya mengungsi ke tempat aman.

Meski melanggar Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, bocah-bocah itu mau tidak mau membantu keluarga di tengah bencana. Mereka mengemudikan speedboat dan perahu untuk menjemput dan mengantar mama-mama mencari nota (makanan) di Komopa dan keluarga dekatnya yang berdomisili di wilayah dataran tinggi. Juga membeli beras di ibukota Distrik Ekadide.

Kesehatan anak-anak tersebut sangat rentan. Mereka tak mengenal lelah. Seharian dihabiskan untuk mengantar orang tua dan masyarakat yang ingin keluar dari rumah dengan menggunakan transportasi danau. (jga-you/ppn)

seLENgkapnya......

Dampak Positif dan Negatif Akibat Perkembangan Teknologi Internet

Internet adalah jaringan komputer yang terhubung secara internasional dan tersebar di seluruh dunia. Jaringan ini meliputi jutaan pesawat komputer yang terhubung satu dengan yang lainnya dengan memanfaatkan jaringan telepon (baik kabel maupun gelombang elektromagnetik).Jaringan jutaan komputer ini memungkinkan berbagai aplikasi dilaksanakan antar komputer dalam jaringan internet dengan dukungan software dan hardware yang dibutuhkan. Untuk bergabung dalam jaringan ini, satu pihak ( dalam hal ini provider ) harus memiliki program aplikasi serta bank data yang menyediakan informasi dan data yang dapat di akses oleh pihak lain yang tergabung dalam internet.

Pihak yang telah tergabung dalam jaringan ini akan memiliki alamat tersendiri ( bagaikan nomor telepon ) yang dapat dihubungi melalui jaringan internet. Provider inilah yang menjadi server bagi pihak-pihak yang memiliki personal komputer ( PC ) untuk menjadi pelanggan ataupun untuk mengakses internet.

Sejalan dengan perkembangan zaman, kemajuan teknologi internet juga semakin maju. ‘Internet’ adalah jaringan komputer yang dapat menghubungkan suatu komputer atau jaringan komputer dengan jaringan komputer lain, sehingga dapat berkomunikasi atau berbagi data tanpa melihat jenis komputer itu sendiri.

Pada tahun 1999, jumlah komputer yang telah dihubungkan dengan internet di seluruh dunia mencapai lebih dari 40 juta dan jumlah ini terus bertambah setiap hari. Saat ini jumlah situs web mencapai jutaan, bahkan mungkin trilyunan, isinya memuat bermacam-macam topik. Tentu saja, situs-situs itu menjadi sumber informasi baik yang positif ataupun negatif. Informasi dikatakan positif apabila bermanfaat untuk penelitiaan. Di bawah ini akan dijelaskan dampak-dampak positif maupun negatif dari penggunaan internet.

Dampak Positif:

1. Internet sebagai media komunikasi, merupakan fungsi internet yang paling banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia.

2. Media pertukaran data, dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wide web – jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.

3. Media untuk mencari informasi atau data, perkembangan internet yang pesat, menjadikan www sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat.

4. Kemudahan memperoleh informasi yang ada di internet sehingga manusia tahu apa saja yang terjadi.

5. Bisa digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan, dan lain-lain

6. Kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran/penjualan.


Dampak Negatif:

Pornografi

Anggapan yang mengatakan bahwa internet identik dengan pornografi, memang tidak salah. Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela.Untuk mengantisipasi hal ini, para produsen ‘browser’ melengkapi program mereka dengan kemampuan untuk memilih jenis home-page yang dapat di-akses.Di internet terdapat gambar-gambar pornografi dan kekerasan yang bisa mengakibatkan dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal.Violence and Gore
Kekejaman dan kesadisan juga banyak ditampilkan. Karena segi bisnis dan isi pada dunia internet tidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan segala macam cara agar dapat ‘menjual’ situs mereka. Salah satunya dengan menampilkan hal-hal yang bersifat tabu.

Penipuan

Hal ini memang merajalela di bidang manapun. Internet pun tidak luput dari serangan penipu. Cara yang terbaik adalah tidak mengindahkan hal ini atau mengkonfirmasi informasi yang Anda dapatkan pada penyedia informasi tersebut.
Carding

Karena sifatnya yang ‘real time’ (langsung), cara belanja dengan menggunakan Kartu kredit adalah carayang paling banyak digunakan dalam dunia internet. Para penjahat internet pun paling banyak melakukan kejahatan dalam bidang ini. Dengan sifat yang terbuka, para penjahat mampu mendeteksi adanya transaksi (yang menggunakan Kartu Kredit) on-line dan mencatat kode Kartu yang digunakan. Untuk selanjutnya mereka menggunakan data yang mereka dapatkan untuk kepentingan kejahatan mereka.

Perjudian

Dampak lainnya adalah meluasnya perjudian. Dengan jaringan yang tersedia, para penjudi tidak perlu pergi ke tempat khusus untuk memenuhi keinginannya. Anda hanya perlu menghindari situs seperti ini, karena umumnya situs perjudian tidak agresif dan memerlukan banyak persetujuan dari pengunjungnya, contohnya:

1. Mengurangi sifat sosial manusia karena cenderung lebih suka berhubungan lewat internet daripada bertemu secara langsung (face to face).

2. Dari sifat sosial yang berubah dapat mengakibatkan perubahan pola masyarakat dalam berinteraksi.

3. Kejahatan seperti menipu dan mencuri dapat dilakukan di internet (kejahatan juga ikut berkembang).

4. Bisa membuat seseorang kecanduan, terutama yang menyangkut pornografi dan dapat menghabiskan uang karena hanya untuk melayani kecanduan tersebut…..!!! (jga)

seLENgkapnya......

My Number NPWP

NPWP : 58.996.735.5-953.000 Terdaftar : 12 Desember 2008

My Daily

Lahir di Karang Mulia Nabire, 17 Januari 1984. Alumni dari Perguruan Tinggi STIE PORT NUMBAY JAYAPURA WEST PAPUA pada Jurusan Managemen Program Study Management Keuangan Tahun 2004. Pernah bekerja sebagai Journalis di Media lokal di kota Minyak Sorong dan lewat pekerjaan itu saya di tugaskan sebagai KABIRO Journalis perwakilan di Kab. TelBin. Hingga kini saya masih menulis tulisan dan dimuat di web bloger www.jemmyadii.blogspot.com, www.wikimu.com. Selain itu juga, pernah bekerja sebagai Aktivis di LSM Bin Madag Hom anak cabang Yalhimo Manokwari selama lebih kurang 2,5 tahun. Juga pernah bekerja sebagai sebagai GovRell & CommRell pada PT. MineServe International Timika, loker di Bilogai, Sugapa, Kab. Paniai (kini menjadi Kabupaten Intan Jaya). Sekarang bekerja sebagai Staf PNS pada Bappeda & di Mutasi ke Dinas Keuangan Kab. Deiyai Tahun 2014 ini. Status saya sudah berkeluarga, dalam keluarga saya sebagai anak sulung dari empat bersaudara. Asal kampung saya di Puteyato, Komopa dan Amago Kabupaten Deiyai & Paniai........Kuasa Ugatame sangat Dasyat. Mujizat Ugatame itu Nyata. Dapat Ugatame Dapat Semuanya. Bagi Ugatame tidak ada yang Mustahil. Ugatame ini enaimo.(Matius 6:33;7:7; I Tesalonika 5:16, 17 & 18; Filipi 4:6; Wahyu 1:17b & 18; 2:10;dll)_PKAZ-adiibo
Template by : kendhin x-template.blogspot.com