God Bless You All and Me

07 July 2010

Hari ini, Masyarakat Papua Tagih Janji DPRP: “Akan Longmarch dari MRP ke DPRP”

Sesuai rencana, hari ini Kamis (8/7), masyarakat Papua dari berbagai elemen perjuangan sipil di Papua, baik dari dewan adat, presidium dewan adat Papua, dan organisasi sipil lainnya akan kembali melakukan aksi demo besar-besaran untuk menagih janji ke Dewan Perwakilan Rakyat Papua(DPRP) atas tuntutan demo sebelumnya yang digelar 18 Juni lalu.

Dalam demo ini, mereka akan kembali melakukan long march alias berjalan kaki dari Kantor Majelis Rakyat Papua (MRP) di Kotaraja, Abepura menujuke kantor DPRP di Jayapura dengan jarak sekitar 12 km.

Koordinator demo, Salmon Yumame saat diwawancarai wartawan petang kemarin menjelaskan, demo yang akan dilakukan ini merupakan demo lanjutan untukmenagih janji yang pernah disampaikan oleh masyarakat Papua saat demo18 Juni lalu kepada pemerintah Indonesia melalui DPRP Papua soal penolakan Undang-undang Otonomi Khusus (Otsus).

“Kami akanmelakukan demo untuk mendesak mereka (DPRP,red) melakukan paripurna untuk menolak Undang-undang Otsus sesuai dengan aspirasi masyarakat Papua,” ungkap Yumame.

Kata Salmon, demo tersebut intinya akanmenagih janji terhadap aspirasi masyarakat Papua. “Aspirasi yang kami sampaikan ini merupakan aspirasi dalam rangka upaya menegakkan harkat dan martabat orang asli Papua di Tanah air yang Tuhan berikan ini, dan aksi ini merupakan aksi damai masyarakat Papua. Jadi sedikitpun tidakmembayangkan dan merencanakan akan ada anarkis seperti yang diduga masyarakat,” sambungnya.

Pihaknya menjelaskan, Forum Demokrasi Rakyat Papua Bersatu sebagai koordinator pelaksana akan tetap menjamin pelaksanaan demo hari ini berjalan aman dan tidak terjadi anarkis.

“Kami berharap agar anggota DPRP bisa menerima aspirasi masyarakat Papua, terutama untuk melakukan paripurana untuk menjawab aspirasimasyarakat Papua,” harapnya.

“Kami juga sudah melakukanpemberitahuan dan izin ke Polda Papua bahwa kami akan menyampaikanaspirasi kita besok (hari ini). Kami berharap sesuai dengan undang-undang pihak Kepolisan juga menjamin keamanan dalam aksi damaikami ini,” tukasnya.

Jika tidak ada jawaban yang pasti daripimpinan DPRP, lanjutnya, maka masyarakat Papua akan menduduki kantorDPRP sampai waktu yang tidak ditentukan.

“Kami harapkan agaranggota DPRP Papua bisa melihat aspirasi rakyatnya. Ingat, jika kaliankerja untuk tanah dan rakyat Papua pasti diberkati Tuhan, namun jika tidak maka sudah pasti kalian akan menuai hasilnya sendiri,”pungkasnya.

Di tempat terpisah, Barisan Merah Putih (BMP) menghimbau masyarkat Papua untuk tidak terprovokasi atas rencana demo hari ini.

“Demo yang mengatas namakan rakyat Papua tersebut terlalu mengada-ada.Masyarakat hendaknya tidak usah turut berdemo, karena tidak bermanfaat,lebih baik lakukan hal lain yang jelas tujuan dan manfaatnya. Mari kita bangun bersama tanah Papua dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia,”ajak Ketua DPP BMP Ramses Ohee saat menggelar jumpa pers dikediamaannya, Rabu (7/7) kemarin.

Saat jumpa pers itu, Ketua DPPBMP didampingi Sekjen Jonas Alfon Nussi, Ketua BMP Sentani RamsesWally, Nico Maury serta Putri Gubernur pertama Provinsi PapuaHemskercke Bonay.

Terkait demo hari ini dengan tuntutan menolak Otsus dan meminta referendrum, menurut Barisan Merah Putih, sungguh tidak beralasan, apalagi dengan mengatas namakan rakyat Papua. “Sebab tidak ada kaitan antara Otsus yang dikatakan gagal dengan permintaan untuk melakukan Referendum. Ini maksudnya apa,” sambung Ramses Wally.

Ditambahkan, orang-orang yang menggerakan demo itu sendiri adalah oknum-oknum penikmat dana Otsus. Oleh sebab itu ia kembali mengajak masyarkat untuk jeli melihat maksud dibalik demo itu sendiri.

Sedang Sekjen Barisan Merah Putih juga sejalan dengan pendapat sebelumnya. “Apakah demo itu sendiri murni permintaan rakyat, hal ini perlu ditelusuri, apa maksud dibalik semua ini,” tutur Alfon Nussi.Untuk itu, aparat keamanan harus mengkuti siapa sebenarnya oktak dibalik isu minta referendum tersebut, sehingga dapat diambil tindak tegas.

Sedangkan Nico Maury mengajak untuk berhentilah tipu Papua.“Lihat kekurangan dalam rangka koreksi, bukan untukmemprovokasi,”tandasnya.

Hal yang sama pula disampaikan HemskerckeBonay. Menurutnya, guna mengakhiri sejumlah permasalahan tersebut, iameminta agar Pemerintah Provinsi Papua, DPRP dan MRP untuk duduk bersama menyelesaikan persoalan ini.

Klarifikasi Keluarga Affar
Sementara itu, keluarga besar Suku Affar mengklarifikasi pernyataan Yakobus DAffar dalam pemberitaan Cenderawasih Pos, Senin (5/7) yang membawa-bawa nama keluarga Affar untuk menyampaikan statemen di media massa.

Keluarga besar Suku Affar menegaskan, bahwa Yakobus D Affar bukan merupakan keluarga besar Suku Affar. "Ia bukan dari keluarga besar Suku Affar, tetapi ayahnya adalah Piter Tetelebit dan ibunya Merry Samberi.Jadi, jangan bawa nama keluarga besar Suku Affar untuk menyampaikan statemen," tegas Harry Affar, Keluarga Suku Affar bersama Charles Affaryang mewakili Kepala Suku Affar dan Keluarga Besar Suku Affar TobatiEnggros ketika bertandang ke redaksi Cenderawasih Pos, Rabu (7/7)kemarin.

Harry mengaku keberatan dengan Yakobus D Affar membawa nama keluarga Suku Affar dalam pemberitaan tersebut. "Jangan mengklaim dari keluarga Suku Affar, karena bisa merusak nama baik keluarga besarSuku Affar," ujarnya.

Untuk itu, Harry mengatakan tidakmempermasalahkan isi pemberitaan yang disampaikan oleh Yakobus D Affar tersebut, tetapi nama Affar yang digunakan oleh Yakobus D Affar tersebut dinilai dapat merugikan keluarga besar Suku Affar.

Jika memang berasal dari Suku Affar, Harry meminta agar menunjukan orang tuapunya surat nikah sehingga akan jelas, karena pihaknya juga sudahmenelusuri yang bersangkutan.

"Jangan bawa keluarga Affar untuk kepentingan politik atau perutmu sendiri. Ini bisa mengadu domba,"tandasnya. (cak/rik/bat/fud- ngutip: cepos.com/scorpions)

0 komentar:

My Number NPWP

NPWP : 58.996.735.5-953.000 Terdaftar : 12 Desember 2008

My Daily

Lahir di Karang Mulia Nabire, 17 Januari 1984. Alumni dari Perguruan Tinggi STIE PORT NUMBAY JAYAPURA WEST PAPUA pada Jurusan Managemen Program Study Management Keuangan Tahun 2004. Pernah bekerja sebagai Journalis di Media lokal di kota Minyak Sorong dan lewat pekerjaan itu saya di tugaskan sebagai KABIRO Journalis perwakilan di Kab. TelBin. Hingga kini saya masih menulis tulisan dan dimuat di web bloger www.jemmyadii.blogspot.com, www.wikimu.com. Selain itu juga, pernah bekerja sebagai Aktivis di LSM Bin Madag Hom anak cabang Yalhimo Manokwari selama lebih kurang 2,5 tahun. Juga pernah bekerja sebagai sebagai GovRell & CommRell pada PT. MineServe International Timika, loker di Bilogai, Sugapa, Kab. Paniai (kini menjadi Kabupaten Intan Jaya). Sekarang bekerja sebagai Staf PNS pada Bappeda & di Mutasi ke Dinas Keuangan Kab. Deiyai Tahun 2014 ini. Status saya sudah berkeluarga, dalam keluarga saya sebagai anak sulung dari empat bersaudara. Asal kampung saya di Puteyato, Komopa dan Amago Kabupaten Deiyai & Paniai........Kuasa Ugatame sangat Dasyat. Mujizat Ugatame itu Nyata. Dapat Ugatame Dapat Semuanya. Bagi Ugatame tidak ada yang Mustahil. Ugatame ini enaimo.(Matius 6:33;7:7; I Tesalonika 5:16, 17 & 18; Filipi 4:6; Wahyu 1:17b & 18; 2:10;dll)_PKAZ-adiibo
Template by : kendhin x-template.blogspot.com