God Bless You All and Me

28 May 2010

Empat Hari Mencekam, Nabire Kembali Kondusif

Pasca penemuan mayat di belakang Kafe Kuning Pantai Maf, situasi Nabire berubah mencekam karena pihak korban membumihanguskan kios-kios termasuk warung makan dan kafe di sekitar lokasi kejadian.

Johni Wenda (30) ditemukan tewas, Minggu (24/5). Pria suku Lani itu diduga tewas dibunuh karena terdapat bekas goresan alat tajam di bagian tangan, perut dan dada. Lehernya bahkan nyaris putus dipenggal.

Keluarga korban dibawah pimpinan Kepala Suku Lani di Nabire, Ayub Wonda melampiaskan kemarahannya dengan membakar kios dan warung-warung. Warga Morgo panik dan berusaha menyelamatkan diri karena tersiar isu akan ada penyerangan balik dari pihak korban.
Kasus ini kemudian ditangani aparat keamanan dari Polres Nabire.

Di saat sedang melakukan penyidikan dengan meminta keterangan dari beberapa saksi dan menghadirkan keluarga korban, muncul lagi kasus tabrakan beruntun yang menewaskan salah satu warga. Korban diarak massa dari RSUD Nabire menuju Markas Polres Nabire. Situasi langsung mencekam, Nabire lengang. Apalagi aparat melepaskan beberapa kali tembakan ke udara dan melakukan penyisiran dari rumah ke rumah menyita alat-alat tajam.

Wakil Kepala Kepolisian Resort Nabire, Kompol. Gatot Suprasetya yang memimpin langsung penyisiran, mengatakan, kedua masalah tersebut harus ditangani secara terpisah. Motif dan jenis kejadiannya berbeda. Oleh sebab itu, keluarga korban diminta tidak ikut mencampuradukan persoalan. Warga tetap tenang untuk menghindari pihak ketiga memanfaatkan kesempatan.

“Kita semua jaga keamanan dan ketetiban, jangan ada pihak lain manfaatkan kesempatan untuk membuat Nabire kacau,” ujarnya.

Khusus kasus tewasnya Johni Wenda, pihak Polres Nabire telah menghadirkan saksi bersama keluarga korban di Aula Bhayangkari. Pertemuan dihadiri Kepala suku Lani, Ayub Wonda dan Kepala Suku wilayah Papua Tengah, Jakobus Dodopou Muyapa. Ini dilakukan untuk mengungkap pelaku sebenarnya.

Menurut Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Nabire, AKP. Bagas Windigo, ada 7 orang saksi yang telah dimintai keterangan. “Dan kami sudah amankan satu orang yang diduga pelaku,” katanya.

Wakapolres menambahkan, kasus ini belum final karena masih dalam penyidikan lebih lanjut. Sesuai keterangan para saksi, Ayi (31) diduga sebagai pelaku pembunuhan. Pria pengangguran yang konon sedang stress itu dijadikan pelaku. Tapi keluarga korban belum puas dan masih meragukan keterangan para saksi.

Selain kasus pembunuhan, Polres Nabire juga sedang menangani kasus tabrakan. “Warga tidak usah terpancing dengan isu-isu tidak bertanggungjawab. Kita semua jaga Nabire tetap aman dan damai,” pinta Gatot…….!!! (Jubi/Papua Pos Nabire/Markus You)

0 komentar:

My Number NPWP

NPWP : 58.996.735.5-953.000 Terdaftar : 12 Desember 2008

My Daily

Lahir di Karang Mulia Nabire, 17 Januari 1984. Alumni dari Perguruan Tinggi STIE PORT NUMBAY JAYAPURA WEST PAPUA pada Jurusan Managemen Program Study Management Keuangan Tahun 2004. Pernah bekerja sebagai Journalis di Media lokal di kota Minyak Sorong dan lewat pekerjaan itu saya di tugaskan sebagai KABIRO Journalis perwakilan di Kab. TelBin. Hingga kini saya masih menulis tulisan dan dimuat di web bloger www.jemmyadii.blogspot.com, www.wikimu.com. Selain itu juga, pernah bekerja sebagai Aktivis di LSM Bin Madag Hom anak cabang Yalhimo Manokwari selama lebih kurang 2,5 tahun. Juga pernah bekerja sebagai sebagai GovRell & CommRell pada PT. MineServe International Timika, loker di Bilogai, Sugapa, Kab. Paniai (kini menjadi Kabupaten Intan Jaya). Sekarang bekerja sebagai Staf PNS pada Bappeda & di Mutasi ke Dinas Keuangan Kab. Deiyai Tahun 2014 ini. Status saya sudah berkeluarga, dalam keluarga saya sebagai anak sulung dari empat bersaudara. Asal kampung saya di Puteyato, Komopa dan Amago Kabupaten Deiyai & Paniai........Kuasa Ugatame sangat Dasyat. Mujizat Ugatame itu Nyata. Dapat Ugatame Dapat Semuanya. Bagi Ugatame tidak ada yang Mustahil. Ugatame ini enaimo.(Matius 6:33;7:7; I Tesalonika 5:16, 17 & 18; Filipi 4:6; Wahyu 1:17b & 18; 2:10;dll)_PKAZ-adiibo
Template by : kendhin x-template.blogspot.com