God Bless You All and Me

08 June 2009

Sorga and Neraka, Benar-Benar Ada. Apa Pilihan Kita Kelak...??

Penentuan Hari ini, Bukan Besok dan Lusa

“Hidup ini hanya sementara saja, karena pastinya hanya ada dua pilihan yakni Sorga and Neraka, bagi kita semua di akir zaman kelak, atau saat Tuhan Yesus Kristus datang sebagai Raja yang kedua kalinya di dunia ini...??”. Itulah beberapa kata yang selalu tidak bisa di lupakan oleh saya, dimanapun saya berada dan bekerja.

Pada tulisan saya sebelumnya, pernah saya paparkan satu topik yang sedikit hampir sama dengan tulisan ini, namun tulisan itu mengandung makna duniawi (hal-hal yang terjadi saat ini-red), sementara tulisan ini mengandung pengertian tentang hal-hal yang akan terjadi pada kelak nanti atau ketika dunia kiamat. Dan tidak keluar dari hal apa pilihan kita, dengan Pemilu Legislatif 2009, tentunya banyak bermasalah dan juga membingunkan saya, anda dan semuanya.

Tetapi dalam tulisan kali ini, tentunya hanya ada dua pilihan saja, dan memang tidak akan membingunkan kita semua dalam memilihnya kelak, tentunya syarat-syaratnya tidak terlalu sulit. Kebanding dengan pilihan untuk Pemilu Legislatif 2009, karena disitu banyak menyita waktu untuk saya, anda dan semuanya untuk memilih calon legislatif (CALEG) dengan partai politik (PARPOL) hampir sekitar 40-an lebih.

Sebelum saya membahas lebih jauh tentang topic diatas, sedikit saya rindu untuk menyaksikan apa yang Tuhan berikan dan buat kepada saya, sejak di lahirkan, di sekolahkan oleh orang tua saya (sebagai wakil Tuhan) hingga sampai saya mendapatkan pekerjaan, istri dan anak.

Saya bangga sekali, karena semuanya telah saya miliki, baik Istri, Anak, Bapak, Mama, Adik-adik, keluarga bahkan terlebih semua friends. Lain hal juga, saya telah di berikan pekerjaan oleh Tuhan sejak Tahun 2005, satu tahun setelah saya menyelesaikan studi S-I di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Port Numbay Jayapura West Papua. Hingga kini saya belum ada rencana untuk melanjutkan S-II, namun pastinya jika memang rencana Tuhan, maka saya akan melanjutkannya lagi.

Walaupun tidak sesuai dengan ilmu yang saya peroleh, tetapi pengalamanlah yang saya cari sehingga saya memulai meniti karier pertama sebagai “Kuli Tinta (Journalis) salah satu media local (Media Kebanggaan Masyarakat Umumnya yang ada di Provinsi West Papua-red) di Kota Sorong dan menjabat jabatan sebagai Kepala Biro media tersebut di Kabupaten Teluk Bintuni selama 3 tahun lebih (Kabupaten ini sebelumnya menjadi bagian dari Kabupaten Manokwari-red), di samping pekerjaan sebagai koresponden, saya juga mencoba menggali pengalaman melalui karier lainnya yakni sebagai Aktivis salah satu LSM Lokal di Bintuni yang merupakan anak cabang Yalhimo Manokwari West Papua, dan kini saya melanjutkan lagi karier baru sebagai Karyawan CommRell (Community Relation) di salah satu perusahaan yang ada di Timur West Papua.

Dalam meniti karier itu, tentunya banyak hambatan, rintangan dan halangan yang saya hadapi, baik itu saya di teror, di intimidasi, sakit keras bahkan hampir saja nyawa saya di cabut oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Namun di balik dari semuanya itu merupakan pelajaran dan pengalaman yang sudah sepatutnya saya harus terima dan hadapi, karena Tuhan masih mengasihi bahkan memberikan saya umur yang panjang sekali hingga sampai pada karier (pekerjaan) saya yang ketiga ini.

Sekarang apa yang kurang lagi buat saya, karena semuanya telah Tuhan berikan kepada saya. Tentunya setiap detik, setiap jam, setiap waktu, setiap hari, setiap minggu, setiap bulan dan setiap tahun saya harus terus dan terus bangga, karena Bapa atau Tuhan yang saya sembah adalah “Raja di atas segala Raja”.

Satu pengalaman pahit yang terus dan terus terjadi dalam kehidupan saya, anda dan semuanya sampai dengan saat ini, menurut pandangan atau kaca mata dari orang lain menilai saya, anda dan semuanya kadang di bilang adalah “Pengecut, Pemberontak, Pemabuk, Pencuri, Pemerkosa, Pembunuh, Pengacau dan lain-lainnya”, tetapi itulah cara penilaian duniawi, karena Tuhan masih sayang dan cinta saya, anda dan semuanya sebagaimana menjadikan saya, anda dan semuanya sebagai anak-anak-Nya, dan mengajarkan kepada saya, anda dan semuanya untuk lebih mengutamakan Takut akan Tuhan, sesuai janji Firman Tuhan yang terdapat dalam kitab Perjanjian Lama (PL), Amzal 1 ayat 7.

Betapa senangnya saya ketika kelak, waktu saya di panggil pulang (Menghembuskan Nafas Terakhir-red) pasti saya masuk ke dalam Kerajaan Sorga bertemu dengan Bapa saya, itulah yang saya inginkan dan cita-citakan saat ini atau saat waktu saya di lahirkan, di besarkan, di sekolahkan hingga sampai saat ini menjadi orang yang berguna bagi bangsa dan negara, khususnya negeri West Papua dan terlebih bagi Tuhan Yesus Kristus yang adalah jalan satu-satunya merupakan keselamatan bagi saya dan keluarga.

Saat ini dengan perkembangan zaman yang semakin canggih, tentunya saya anda dan semuanya masih meragukan nasib kita kedepan, karena sekarang kita telah di hantuhi oleh berbagai macam hal-hal duniawi. Misalnya saja, mengingini istri banyak, rumah banyak, kendaraan banyak, uang banyak, pekerjaan banyak, pendidikan yang tinggi-tinggi dengan tidak sesuai (hentah sekolah atau kuliahnya dimana tetapi tahu-tahunya kok wisuda SI, SII, SIII juga yah..?) bahkan ingin menjadi koruptor terbesar di dunia, yang sebenarnya tidak lama lagi akan kiamat ini, kebanding memilih apa yang harus saya, anda dan semuanya lakukan saat ini, untuk tercapainya tujuan kelak, ketika saya, anda dan semuanya di panggil pulang oleh Tuhan (Meninggal)..? Apakah saya, anda dan semuanya akan masuk ke Sorga atau kah sebaliknya saya, anda dan semuanya akan masuk ke Neraka. Kedua-duanya akan selama-lamanya (kekal)..? Tentunya, keputusan untuk masuk ke Sorga atau ke Neraka ada di tangan kita masing-masing, baik saya, anda dan semuanya.

Ketika saya mendengarkan bahkan terlebih menyaksikan salah satu cuplikan singkat dari acara Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang sebagaimana di lakukan oleh salah satu Gereja di Jakarta, atau singkat kata melalui kesaksian lewat kaset CD, yang mana di saksikan oleh salah satu anak Tuhan, yakni Sdri. Elisabeth, saat nyawanya terangkat dan bersama-sama dengan Tuhan berjalan-jalan melihat dua Kota Kekal yakni Sorga dan Neraka. Dan selanjutnya Sdri,. Elisabeth menyaksikan langsung kepada anak-anak Tuhan yang hadir dalam KKR itu, bahkan juga menyaksikan kepada semua anak-anak Tuhan yang menyempatkan waktu untuk menonton cuplikan kesaksiannya tentang, “Sorga dan Neraka benar-benar ada.” Makanya, saat ini adalah saat yang tepat bagi kita semua untuk mulai bersiap-siap.

Saya merasa terpukul dan terbeban, jika hal positif ini tidak saya teruskan kepada anda dan semuanya sebagai anak-anaknya Tuhan, dan sebaliknya saya simpan dalam hati ketika saya melihat dengan mata dan ketika saya mendengar dengan telinga melalui kesaksian itu di saksikan oleh saya sendiri, itu tentunya akan saja sia-sia belaka.

Perlu saya, anda dan semuanya tahu bahwa saat ini atau ketika saya, anda dan semuanya tengah melangkahkan kaki di Bumi ini, pasalnya yang akan menentukan baik atau buruknya kita kedepan tergantung pada diri saya, anda dan semuanya masing-masing.

Saya merasa peduli akan hal itu sehingga dengan sedikit inspirasi yang saya miliki, bertambah dengan sebuah kesaksian yang di bagikan oleh Sdri. Elisabeth, saat ini di tengah-tengah kesibukan saya di daerah pedalaman Papua atau tepatnya di Camp Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua, saya meluangkan waktu beberapa menit, untuk menulis tulisan ini dengan judul, “Sorga and Neraka Benar-Benar Ada, Apa Pilihan Kita Kelak..?? Ditentukan Hari Ini, Bukan Besok dan Lusa”.

Lewat teman-teman seiman, ketika saya melakukan cuti ke salah satu kota di Provinsi Papua, banyak memberikan masukan bahkan dorongan untuk saya membagikan atau menyaksikan kesaksiannya dari Sdri. Elisabeth ke sesama umat yang ada di pedalaman Papua ini. Terima kasih “Friends and God” untuk dukungan serta suportnya.

Tidak banyak pelayanan yang saya lakukan disini, melainkan di tengah-tengah kesibukan ini saya mencoba memberikan sedikit demi sedikit pelayanan, dimana melalui sedikit pelayanan itu ada beberapa saja dari banyaknya umat yang ada di sini (tempat saya bekerja-red) sudah saya beritakan, dan hingga kini masih banyak lagi yang membutuhkan informasi demikian.

Kebiasaan aktivitas hari-hari dari saya, anda dan semuanya yakni, bangun pagi, sarapan, bekerja, pulang, dan tiba malam tidur begitu terus berlanjut sampai saat ini, apakah hal itu akan terjadi sampai kiamat..?? Harus mulai di refleksi kembali, dan harusnya di tengah-tengah kesibukan itu, tidak lupa saya, anda dan semuanya mengingat kebaikan dan apa yang harus saya, anda dan semuanya lakukan sesuai dengan ajarannya Tuhan. Sebab, kita sendiri belum tahu pasti, kapan sebenarnya saya, anda dan semuanya di panggil pulang oleh Bapa di Sorga sebagai pencipta langit dan bumi serta seisinya termasuk, saya, anda dan semuanya.

Sudah saatnya untuk saat ini, ketika setiap kita yang menyempatkan waktu untuk membuka Web Blognya saya dan membaca tulisan ini, saya mengajak untuk kita mulailah berbuat yang terbaik, sesuai dengan apa yang di inginkan oleh Sang Pencipta, sehingga kedepan ketika kita di panggil pulang, kita akan bersama-sama bertemu dengan “Tuhan Yesus Kristus” dalam Kerajaan Sorga, satu kerajaan yang kekal untuk selama-lamanya dan tidak pernah berkesudahan….Semoga…!!! (Jemmy Gerson Adii)


0 komentar:

My Number NPWP

NPWP : 58.996.735.5-953.000 Terdaftar : 12 Desember 2008

My Daily

Lahir di Karang Mulia Nabire, 17 Januari 1984. Alumni dari Perguruan Tinggi STIE PORT NUMBAY JAYAPURA WEST PAPUA pada Jurusan Managemen Program Study Management Keuangan Tahun 2004. Pernah bekerja sebagai Journalis di Media lokal di kota Minyak Sorong dan lewat pekerjaan itu saya di tugaskan sebagai KABIRO Journalis perwakilan di Kab. TelBin. Hingga kini saya masih menulis tulisan dan dimuat di web bloger www.jemmyadii.blogspot.com, www.wikimu.com. Selain itu juga, pernah bekerja sebagai Aktivis di LSM Bin Madag Hom anak cabang Yalhimo Manokwari selama lebih kurang 2,5 tahun. Juga pernah bekerja sebagai sebagai GovRell & CommRell pada PT. MineServe International Timika, loker di Bilogai, Sugapa, Kab. Paniai (kini menjadi Kabupaten Intan Jaya). Sekarang bekerja sebagai Staf PNS pada Bappeda & di Mutasi ke Dinas Keuangan Kab. Deiyai Tahun 2014 ini. Status saya sudah berkeluarga, dalam keluarga saya sebagai anak sulung dari empat bersaudara. Asal kampung saya di Puteyato, Komopa dan Amago Kabupaten Deiyai & Paniai........Kuasa Ugatame sangat Dasyat. Mujizat Ugatame itu Nyata. Dapat Ugatame Dapat Semuanya. Bagi Ugatame tidak ada yang Mustahil. Ugatame ini enaimo.(Matius 6:33;7:7; I Tesalonika 5:16, 17 & 18; Filipi 4:6; Wahyu 1:17b & 18; 2:10;dll)_PKAZ-adiibo
Template by : kendhin x-template.blogspot.com