God Bless You All and Me

09 February 2009

Semangat Memberantas Korupsi Tumbuh Bagaikan Jamur di Musim Hujan…..!!!

Semangat memberantas korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) memang tumbuh bagai jamur di musim hujan. Meski harus diakui yang tampak masih baru sebatas pertarungan retorika. Sejumlah pernyataan hangat meruak saling bersahutan.

Salah seorang bisa saja tergelincir sebelum pedang melumpuhkan lawan. Asas praduga tak bersalah memang harus dijunjung. Namun reaksi dan tanggapan terhadap kecurigaan KKN tidak boleh mematikan proses dan dinamika pencarian kebenaran. Penghakiman masa lalu seperti bergulir di atas cermin yang sangat bening.

Setiap harinya kita tiada henti-hentinya mendengar teriakan orang-orang yang menuntut keadilan dengan kemarahan yang meluap-luap, baik melalui mata ketika kita melihat, melalui telinga ketika kita mendengar. Sedangkan bagi masa lalu dari orang-orang yang dahulu perkasa, cermin tersebut seakan begitu buramnya. Hujatan dilontarkan bertubi-tubi terhadap masa lalu mereka. Kontroversial demi kontroversial terus saja hadir di tengah kita.

Para pejabat negara yang seharusnya mencerdaskan, justru semakin mengaburkan persoalan. Orang-orang pemerintah yang seharusnya bersuara satu, malah hiruk-pikuk dengan kesibukan saling membantah. Motif komunikasi memang selalu terkait dengan konsepsi kebahagian seseorang. Seseorang yang konsepsi kebahagiaannya terganggu, mulai mencari strategi untuk merumuskan tindak komunikasi yang seseuai motifnya.

Bukan tidak mungkin seseorang yang terlibat KKN, justru berteriak paling nyaring mengenai kasus KKN orang lain. Ini semata agar konsepsi kebahagiaannya tak terganggu. Memang, berbicara tentang korupsi di Indonesia adalah berbicara tentang hijaunya pepohonan di pegunungan. Kepekatan warna hijau hanya bisa dilihat oleh mereka yang jauh dari pegunungan.

Penghuni gunung memandang pepohonan sebagai bagian dari keseharian yang tidak perlu diperdebatkan. Tak perlu membantah berlebihan, memang langkah bijak. Sebab, psikologi sosial masyarakat kita sudah terbentuk sedemikian rupa sehingga apa yang dibantah itulah yang diyakini sebagai kebenaran. Dalam situasi demikian, reaksi-reaksi berlebihan justru merugikan, karena hanya akan menguatkan sinyalemen dan tudingan.

Lembaga legislatif boleh jadi kini menjadi tempat paling pas dalam menyampaikan pendapat. Maklum, lembaga yang kini memiliki sebagian besar darah segar, tampak begitu enerjik dalam melakukan kontrol terhadap jalannya pemerintahan. Upaya pemberantasan KKN bergaung keras dari DPR, meski belakangan terdengar tudingan yang menyatakan ada anggota DPR justru terlibat KKN. Tekad bulat DPR dalam memberantas KKN ini, bisa menjadi mimpi buruk bagi pelaku KKN di masa lalu, sekarang dan akan datang.

Legislatif jelas bukan yudikatif, persoalan yang mengemuka di lembaga wakil rakyat itu jelas tak dapat diselesaikan secara hukum. Apa pun yang dikemukakan di sana, lebih banyak berdampak politis. Jalur hukum memang merupakan cara penyelesaian paling fair. Tetapi masyarakat telah terlampau lelah menunggu penyelesaian kasus-kasus KKN. Apalagi selama ini telah terbukti kita lamban dalam memberantas, tapi cekatan dalam membantah.

Persoalan yang selalu terjadi antara pihak yang satu dengan pihak yang lain ini telah cukup lama bergulir di tengah masyarakat. Data yang disampaikan pun berbeda. Tak tahu mana yang benar. Karena itu, bagaimana bila KITA tampil bersama di muka umum. Berdebatlah secara jantan dengan berlatar data masing-masing, sebab masyarakat ingin melihat kebenaran berbicara sendiri dari siapa saja…….Semoga…!!! (Jemmy Gerson Adii/Ediya Moralia)

0 komentar:

My Number NPWP

NPWP : 58.996.735.5-953.000 Terdaftar : 12 Desember 2008

My Daily

Lahir di Karang Mulia Nabire, 17 Januari 1984. Alumni dari Perguruan Tinggi STIE PORT NUMBAY JAYAPURA WEST PAPUA pada Jurusan Managemen Program Study Management Keuangan Tahun 2004. Pernah bekerja sebagai Journalis di Media lokal di kota Minyak Sorong dan lewat pekerjaan itu saya di tugaskan sebagai KABIRO Journalis perwakilan di Kab. TelBin. Hingga kini saya masih menulis tulisan dan dimuat di web bloger www.jemmyadii.blogspot.com, www.wikimu.com. Selain itu juga, pernah bekerja sebagai Aktivis di LSM Bin Madag Hom anak cabang Yalhimo Manokwari selama lebih kurang 2,5 tahun. Juga pernah bekerja sebagai sebagai GovRell & CommRell pada PT. MineServe International Timika, loker di Bilogai, Sugapa, Kab. Paniai (kini menjadi Kabupaten Intan Jaya). Sekarang bekerja sebagai Staf PNS pada Bappeda & di Mutasi ke Dinas Keuangan Kab. Deiyai Tahun 2014 ini. Status saya sudah berkeluarga, dalam keluarga saya sebagai anak sulung dari empat bersaudara. Asal kampung saya di Puteyato, Komopa dan Amago Kabupaten Deiyai & Paniai........Kuasa Ugatame sangat Dasyat. Mujizat Ugatame itu Nyata. Dapat Ugatame Dapat Semuanya. Bagi Ugatame tidak ada yang Mustahil. Ugatame ini enaimo.(Matius 6:33;7:7; I Tesalonika 5:16, 17 & 18; Filipi 4:6; Wahyu 1:17b & 18; 2:10;dll)_PKAZ-adiibo
Template by : kendhin x-template.blogspot.com