God Bless You All and Me

20 December 2008

Apa Untungnya Mengkonsumsi : “Miras, Narkoba, Ganja & Rokok”

“Ada apa di balik mengkonsumsi minuman keras (miras-red), narkoba, ganja, rokok bahkan lainnya.” Itulah beberapa kata yang dari hari ke hari, minggu ke minggu, bulan ke bulan bahkan tahun berganti tahun selalu timbul dalam benak saya di manapun saya berada dan beraktivitas.

Sebetulnya ada arti dan manfaat sekali bagi saya dan rekan-rekan yang masih bernaung di dalam lingkaran miras, narkoba, ganja dan rokok. Khusus untuk saya keadaartian itu beranjak ketika kala itu saya masih menkonsumsi miras dari berbagai jenis mulai dari jenis BIR, Alkohol, Kosongan, Vodka, Mensen, Wisky Robinson, CT, Jenever (minuman tokoh, MINTO-red), Air Nenas, Saguer, Bobo (minuman local, MILO-red) serta lainnya juga menkonsumsi rokok (sorry pada tulisan ini mengenai narkoba, ganja dan jenis lainnya secara transparan saya belum pernah mengkonsumsi jangankan mengkonsumsi, memegang bahkan melihat pun tidak pernah. Tetapi saya mencoba untuk mengaitkan semua hal itu kedalam tulisan ini). Pasalnya, dengan berbuat seperti itu semuanya bisa terjamin baik dan pula juga punya teman sangat banyak serta terlebih bisa berbuat apa saja.

Tetapi sayangnya ketika saat ini saya sudah tidak lagi beradaptasi dengan berbagai hal itu. Hal positif yang muncul dalam benak saya saat ini adalah “Tidak ada Artinya untuk semuanya itu”. Dengan mengkonsumsi miras, narkoba, ganja bahkan lainnya sudah tentunya ujung-ujungnya sebagai dampak negative yang terjadi adalah “Pertikaian, Pembunuhan, Pemerkosaan, Kecelakaan lalu lintas dan berbagai masalah lainnya”, itupun ketika air kata-kata alias miras bahkan lainnya menguasai kita.

Kadang kala banyak anggapan yang muncul. Ada yang berargumen bahwa dengan menkonsumsi miras, narkoba, ganja dan rokok serta lainnya adalah jalan terbaik bagi mereka atau siapa saja yang masih bersahabat dengan miras, narkoba, ganja, rokok dan lainnya, atau dengan tafsiran lainnya dapat saya sampikan bahwa dengan mengkonsumsi miras supaya dapat mudah menyelesaikan sesuatu masalah bahkan sebaliknya dengan menkonsumsi miras akan dapat memudahkan setiap orang dalam melakukan aksi-aksi apa saja.

Saya belum tahu pasti apa sih yang menjadi pendapat dan pandangan orang-orang yang sudah berpengalaman dari saya tentang hal ini. Kalau menurut pemikiran saya cara melalui teori dan praktek itu merupakan tanggapan yang sia-sia belaka. Sebab bukan dengan cara menkonsumsi miras atau lainnya dapat menyelesaikan segala macam permasalahan, tetapi yang jadinya malah sebaliknya akan tambah besar permasalahan bahkan tidak bisa untuk di selesaikan.

Berdasarkan fakta yang terjadi saat ini di seantero dunia pada umumnya, seperti yang saya cermati dan tonton dalam berbagai media local, nasional bahkan international. Baik melalui media cetak maupun media elektronik, banyak kasus di sana-sini yang ditayangkan bahkan di ekspos ke meja publik, henta itu kasus yang kecil, sedang bahkan sampai kasus-kasus yang besar pula.

Tentunya, secara tidak terperinci saya dapat kalkulasikan bahwa hampir berkisar antara 75 persen atau lebih terjadinya akibat kasus konsumsi miras atau lainnya. Belum hilang di ingatan saya, dalam beberapa Koran local di Tanah Papua menyebutkan secara berturut-turut selang beberapa tahun terakhir ini ada begitu banyak kasus orang yang meninggal dengan cepat akibat ulah penyakit alcohol alias miras bahkan lainnya.

Saya sangat peduli sekali dengan tragadi-tragedi tersebut itu, yang hingga kini masih terekam dalam benak bantin saya, sehingga yang menjadi usulan dan saran saya yakni perlu adanya kesadaran yang keluar dari diri pribadi kita masing-masing, tanpa adanya ajakan dan paksaan dari orang lain. Kepada semua pihak yang berkompoten tanpa terkecuali di pelosok Tanah Air Indonesia ini, perlu kita perangi bersama-sama.

Bukan berarti kita juga ikut terjerumus dalam lingkaran miras dan teman-temannya, melainkan kita harus tetap waspada dan waspada, sebab dengan kita waspada sudah tentunya merupakan salah satu solusi terbaik yang patut kita lakukan bersama-sama di manapun kita berada. Karena saya dan anda (pembaca) tidak akan pernah mengetahui secara pasti hari ini, besok atau lusa di panggil pulang oleh Sang Pencipta. Apa yang harus saya dan anda jawab kelak ketika Tuhan menanyakan, tentang aktivitas yang saya dan anda lakukan selama masih ada NAFAS di muka bumi ini..? (fikir dan renungkan sendiri)

Kepada para penentu kebijakan, saya sangat berharap agar tolong dapat mempertimbangkan hal ini. Tujuan inti dari akhir tulisan ini adalah suatu kelak nanti pada umumnya di seluruh pelosok tanah air Indonesia bahkan luar negeri dan lebih khususnya di semua Kabupaten yang ada di Indonesia bagian timur ini yakni Papua dan Papua Barat dapat bebas dari miras, narkoba, ganja bahkan yang lainnya.
Sebab ketika miras masih terus merajalela di Tanah Papua pada khususnya dan umumnya di seluruh pelosok tanah air, maka sudah tentunya tong punya generasi penerus negeri dan bangsa Indonesia ini kedepan tidak akan ada lagi. “Jika demikian kedepannya siapa lagi yang mau membangun negeri ini kalau bukan saya dan anda punya generasi. Saat ini adalah saat yang tepat untuk saya dan anda melepaskan semuanya, terutama masalah miras, narkoba, ganja bahkan lainnya.”

Akhirnya, saya ingin sampaikan satu dua kata sebagai tulisan penutup yakni : “Kalau bukan saya dan anda semua, siapa lagi dan kalau bukan sekarang saya dan anda peduli dan waspada terutama kepada miras, narkoba, ganja dan lain-lainnya untuk membebaskan miras dari Tanah Papua dan sekitarnya kapan lagi”.

Mari tong berfikir baik-baik, untuk memulai menjauhkan diri dari berbagai jenis kejahatan yang merupakan beberapa poin negative yang di larang oleh “Sang Pencipta”. Kita berfikir dengan otak, melihat dengan mata, mendengar dengan telinga, merasakan dengan hati dan bertindak dengan seluruh tubuh kita saat ini, demi untuk menyelamatkan 1000 lebih jiwa manusia yang saat ini masih dalam cenkeraman lingkaran miras dan konco-konconya.……Semoga..!!! (Jemmy Gerson Adii)

seLENgkapnya......

My Number NPWP

NPWP : 58.996.735.5-953.000 Terdaftar : 12 Desember 2008

My Daily

Lahir di Karang Mulia Nabire, 17 Januari 1984. Alumni dari Perguruan Tinggi STIE PORT NUMBAY JAYAPURA WEST PAPUA pada Jurusan Managemen Program Study Management Keuangan Tahun 2004. Pernah bekerja sebagai Journalis di Media lokal di kota Minyak Sorong dan lewat pekerjaan itu saya di tugaskan sebagai KABIRO Journalis perwakilan di Kab. TelBin. Hingga kini saya masih menulis tulisan dan dimuat di web bloger www.jemmyadii.blogspot.com, www.wikimu.com. Selain itu juga, pernah bekerja sebagai Aktivis di LSM Bin Madag Hom anak cabang Yalhimo Manokwari selama lebih kurang 2,5 tahun. Juga pernah bekerja sebagai sebagai GovRell & CommRell pada PT. MineServe International Timika, loker di Bilogai, Sugapa, Kab. Paniai (kini menjadi Kabupaten Intan Jaya). Sekarang bekerja sebagai Staf PNS pada Bappeda & di Mutasi ke Dinas Keuangan Kab. Deiyai Tahun 2014 ini. Status saya sudah berkeluarga, dalam keluarga saya sebagai anak sulung dari empat bersaudara. Asal kampung saya di Puteyato, Komopa dan Amago Kabupaten Deiyai & Paniai........Kuasa Ugatame sangat Dasyat. Mujizat Ugatame itu Nyata. Dapat Ugatame Dapat Semuanya. Bagi Ugatame tidak ada yang Mustahil. Ugatame ini enaimo.(Matius 6:33;7:7; I Tesalonika 5:16, 17 & 18; Filipi 4:6; Wahyu 1:17b & 18; 2:10;dll)_PKAZ-adiibo
Template by : kendhin x-template.blogspot.com