God Bless You All and Me

02 December 2008

Terkait Krisis Ekonomi Global: “Biarlah Sang Pencipta Yang Beracara”

Memang saya sadari betul, jika Sang Pencipta (GOD-red) yang beracara bagi dunia ini. Berbagai media cetak bahkan elektronik di seantero dunia mengabarkan bahwa dengan terjadinya krisis maka sudah barang tentu semua aktivitas yang kecil maupun besar dihentikan untuk sementara waktu, hingga sampai dengan krisis membaik barulah aktivitas setiap perusahaan di mana saja akan kembali normal seperti sebagaimana biasanya.

“Krisis ekonomi semakin terasa”, itulah topik berita yang saya liris dari berita harian Kompas edisi kamis 2 desember 2008. Topik itu sungguh menekan otak saya untuk bertanya dan memikirkan sesuatu sejenak. Bagi saya berfikir dan berfikir adalah hal yang sangat buruk dilakukan oleh saya sendiri. Karena harus memutar otak saya hanya untuk menulis sesuatu hal untuk semua pihak yang berkompoten termasuk karyawannya dan pokoknya semuanya tanpa terkecuali. Sebab ketika saya berfikir dan berfikir sudah barang tentu akan menggangu aktivitas saya sebagai penghubungan dengan masyarakat dan pemerintah di daerah saya yakni Sugapa.

Apa gunanya saya berfikir hal ini, yang akhirnya saya sendirilah yang menjadi stress sementara orang lain masih tetap stabil dengan keadaan rumah tanggah sederhana yang ada. Tetapi bagaimana juga dengan mereka-mereka yang di PHK (putus hubungan kerja-red), apa yang akan mereka lakukan ketika berkomunikasi atau berhadapan muka langsung dengan keluarga, hentah itu istri ataupun anak-anak mereka...?

Sungguh menjengkelkan di hati saya, kalau hal ini bisa terjadi saat ini, apakah tidak bisa di tunda-tunda lagi pada beberapa tahun kedepan ? Jika kalau memang krisis ini adalah imbas dari adanya pergantian orang nomor satu di Pemerintahaan Adi Kuasa ((USA) dari Joss Bush beralih ke Barak Obama. Bagaimana mungkin, pergantian president dari pemiompin yang satu kepada pemimpin yang lain apakah juga turut mempengaruhi kondisi keuangan di Dunia termasuk Indonesia pada umumnya dan Tanah Papua pada khususnya?

Apakah benar-benar krisis tersebut sedang terjadi saat ini, atukah krisis itu hanya dapat di katakan terjadi di negara adikuasa alias Amerika serikat saja.....? Itulah beberapa poin-poin yang selalu ada di otak saya dalam beberapa pekan terakhir ini, dan bagaimana caranya supaya dalam waktu tempo krisis ini bisa diatasi.

Saya tidak tahu harus berbuat seperti apa, karena tentunya ketika saya bilang ini atau itu, tentunya tidak akan sama dengan apa yang saat ini sedang di pikirkan oleh oeang lain. Sebab masih banyak pula pemikir-pemikir yang di handalkan, untuk mencari trit-trit tertentu dalam mengatasi kasus global ini. Yang saya berfikir mudah-mudahan dengan pemimpin yang baru, kulit yang baru, pemimpin yang siap takut akan TUhan dan segala sesuatu yang baru pula dapat dengan segera menghidupkan kembali saham-saham yang saat ini lumpuh alkibat ulah krisis ekonomi global itu, menuju kearah yang lebih baik dan normal. Sehingga karyawan yang saat ini sedang dan terus di PHK oleh masing-masing departement di panggil kembali dalam artian melakukan aktivitasnya seperti keadaan semula.

Memang saya sadari betul, jika Sang Pencipta (GOD-red) yang beracara bagi dunia ini. Berbagai media cetak bahkan elektronik di seantero dunia mengabarkan bahwa dengan terjadinya krisis maka sudah barang tentu semua aktivitas yang kecil maupun besar di hentikan untuk sementara waktu, hingga sampai dengan krisis membaik barulah aktivitas setiap perusahaan di mana saja akan kembali normal seperti sebagaimana biasanya.

Secara besar-besaran semua perusahaan yang bergerak di bidang eksport tanpa terkencuali sudah, sedang dan akan terus menghentikan aktivitas kerja, dan tentunya semua karyawan akan menjalani nasib yang sial alias di PHK. Seperti yang saya kutip dari salah satu media nasional kompas bahwa krisis ekonomi semakin terasa, yang akhirnya pasar saham di eropa jatuh lagi.

Sesuai informasi yang saya input dari media kompas menyebutkan bahwa data perekonomian di beberapa negara yang diumumkan awal pekan ini menunjukkan keadaan memburuk. Aktivitas industri di Eropa dan China menurun pada bulan November. Sementara pejabat Jepang menyatakan perekonomian melambat drastis.

Warga yang biasanya gemar berbelanja sudah tidak lagi berbelanja, demikian terlihat dari penjualan ritel yang menurun drastis. Seperti penuturan dari Gubernur Bank of Japan Masaaki Shirakawa, Senin (1/12) di Tokyo bahwa kegiatan perekonomian menurun drastis. Perusahaan-perusahaan Jepang semakin sulit mendapatkan kredit. Bank sentral Jepang juga tengah mempersiapkan langkah-langkah baru untuk mengatasi krisis kredit. Para pejabat juga sudah memperingatkan, perekonomian dapat saja kembali memasuki deflasi tahun depan.

Masih di sebutkan dalam media kompas bahwa kelesuan aktivitas ekonomi berlangsung cepat. Perekonomian dunia juga mengalami perubahan dahsyat. Dimana menurunnya perekonomian global berdampak buruk bagi produsen mobil di Jepang. Angka penjualan mobil baru turun 27,3 persen pada November menjadi 215.783 unit, angka terendah sejak tahun 1969.

Sementara, dari Seoul diberitakan ekspor Korea Selatan anjlok 18,3 persen pada November 2008 dari ekspor Oktober. Penurunan bulanan ini merupakan yang terburuk dalam tujuh tahun terakhir. Perusahaan otomotif Korsel juga bergegas mengurangi produksi karena permintaan global menurun. Dimana aktivitas sektor manufaktur di zona Euro turun mencapai titik terendah pada November lalu dan diperkirakan masih terus melemah. Indeks pembelian yang mengukur order baru di zona Eropa untuk manufaktur turun menjadi 35,6 poin. Angka indeks di bawah 50 menandakan perekonomian sedang jatuh. Ini merupakan keadaan yang belum pernah terlihat sebelumnya dalam 11 tahun terakhir.

Sesuai dengan hasil survei pembelian pada sektor manufaktur di bulan November yang sangat lemah menunjukkan bahwa resesi di zona Euro akan semakin dalam, seperti yang dikatakan oelh Howard Archer, ekonom pada IHS Global Insight.
Masih di sebutkan media Kompas bahwa dalam pekan ini diperkirakan Bank of England serta bank sentral Eropa, Australia, dan Selandia Baru akan kembali menurunkan tingkat suku bunga mereka.

Pemutusan hubungan kerja juga semakin banyak terjadi. Bank Jerman, BayernLB, akan mengurangi seperempat dari jumlah tenaga kerjanya atau sekitar 5.600 orang hingga tahun 2013. Sebagian besar pengurangan akan dilakukan di cabang Asia.
Seperti juga di Eropa, aktivitas sektor manufaktur China juga menurun drastis sepanjang November. Pemutusan hubungan kerja juga sudah terjadi di banyak pabrik di negara dengan perekonomian terbesar keempat di dunia ini.

Presiden China Hu Jintao mengatakan kepada para petinggi Partai Komunis China bahwa China akan kehilangan daya saingnya dan memperingatkan, mengatasi krisis saat ini merupakan ujian bagi Partai Komunis.

Seruan PBB
Dalam laporannya yang diterbitkan Senin, Perserikatan Bangsa-Bangsa menyerukan perlunya sebuah stimulus besar-besaran dan saling terkait untuk dilakukan segera. Hal itu bertujuan mengatasi keadaan ekonomi global seperti sekarang ini.

Kajian ”Situasi Ekonomi Dunia dan Prospek 2009” dipresentasikan pada konferensi internasional keuangan di Doha. Paket stimulus itu harus didasarkan pada langkah yang memperbanyak likuiditas dan rekapitalisasi perbankan. Para ekonom dari PBB juga mengusulkan agar ada regulasi pada pasar dan institusi keuangan, dilakukannya penyediaan likuiditas global yang mencukupi, serta perbaikan sistem cadangan devisa internasional.

Secara umum, laporan itu memperkirakan ada penurunan pendapatan per kapita pada tahun 2009 di negara-negara maju. Pertumbuhan ekonomi global tidak lebih dari 1 persen pada tahun 2009 dibandingkan dengan 2,5 persen pada tahun 2008.
Keluarnya data perekonomian yang memburuk pada awal pekan ini mengakhiri kenaikan harga di pasar saham yang sudah terjadi selama enam hari berturut-turut.

Indeks FTSE 100 (London) anjlok 106,42 poin menjadi 4.181,59 dan indeks DAX (Jerman) anjlok 163,83 poin menjadi 4.505,61 poin. Indeks CAC-40 (Paris) anjlok 93,66 poin menjadi 3.169,02 poin pada perdagangan Senin.

”Pertanyaan sekarang ini yang krusial bukan lagi apakah resesi ekonomi global sudah dimulai, tetapi berapa lama hal ini akan terjadi,” demikian pernyataan Bank of America yang ditujukan kepada relasinya.

Selain saya mendapatkan kabar diatas, saya juga di email oleh salah satu teman saya, ketika saya menanyakan terkait dengan krisis ini kepadanya. Dengan spontan teman saya yang saat ini masih aktif bekerja sebagai crew di undergrount bagian Retpat mengatakan bahwa untuk di Freeport Timika khususnya di Departemen Pontil rata-rata semua karyawan sudah di PHK sejak pekan ini, sementara untuk di Departemen Redpat akan mulai mengurangi tenaga kerja pada awal bulan januari 2009.

Saya merasa pesimis karena saya belum tahu pasti di daerah lain, tetapi yang jelasnya di daerah Papua, kok kekayaan alamnya sangat berlimpah ruah namun malah ikut juga terkena dampaknya krisis keuangan global. Ternyata ketika saya duduk dan merenung kemudian meminta petunjuk kepada Tuhan, persoalan kekayaan itu masalah kedua, masalah yang paling prioritas yakni harga pasaran tambang dan lain-lain di dunia menurun secara drastis.

Akhir tulisan ini, saya tidak akan menjelaskan panjang lebar, tetapi yang pastinya persoalan krisis keuangan global ini, semuanya kita serahkan kepada sang pencipta, dan biarlah Sang Pencipta-lah yang beracara baki kita semua, sehingga apapun yang kita hadapi saat ini, dalam waktu yang tidak begitu lama secara global pula ekonomi akan kembali baik dan normal.......Semoga....!!! (Jemmy Gerson Adii)

0 komentar:

My Number NPWP

NPWP : 58.996.735.5-953.000 Terdaftar : 12 Desember 2008

My Daily

Lahir di Karang Mulia Nabire, 17 Januari 1984. Alumni dari Perguruan Tinggi STIE PORT NUMBAY JAYAPURA WEST PAPUA pada Jurusan Managemen Program Study Management Keuangan Tahun 2004. Pernah bekerja sebagai Journalis di Media lokal di kota Minyak Sorong dan lewat pekerjaan itu saya di tugaskan sebagai KABIRO Journalis perwakilan di Kab. TelBin. Hingga kini saya masih menulis tulisan dan dimuat di web bloger www.jemmyadii.blogspot.com, www.wikimu.com. Selain itu juga, pernah bekerja sebagai Aktivis di LSM Bin Madag Hom anak cabang Yalhimo Manokwari selama lebih kurang 2,5 tahun. Juga pernah bekerja sebagai sebagai GovRell & CommRell pada PT. MineServe International Timika, loker di Bilogai, Sugapa, Kab. Paniai (kini menjadi Kabupaten Intan Jaya). Sekarang bekerja sebagai Staf PNS pada Bappeda & di Mutasi ke Dinas Keuangan Kab. Deiyai Tahun 2014 ini. Status saya sudah berkeluarga, dalam keluarga saya sebagai anak sulung dari empat bersaudara. Asal kampung saya di Puteyato, Komopa dan Amago Kabupaten Deiyai & Paniai........Kuasa Ugatame sangat Dasyat. Mujizat Ugatame itu Nyata. Dapat Ugatame Dapat Semuanya. Bagi Ugatame tidak ada yang Mustahil. Ugatame ini enaimo.(Matius 6:33;7:7; I Tesalonika 5:16, 17 & 18; Filipi 4:6; Wahyu 1:17b & 18; 2:10;dll)_PKAZ-adiibo
Template by : kendhin x-template.blogspot.com